Persib Bandung Selamat di Kandang: Drama Menit Terakhir di Laga vs Barito Putera

 

Pertandingan antara Persib Bandung dan Barito Putera pada laga ini menjadi ajang yang penuh ketegangan bagi Bobotoh. Meski Persib sudah mengunci gelar juara musim ini, tak ada fans yang ingin melihat tim kesayangan kalah di kandang sendiri. Dan benar saja, laga ini nyaris menjadi mimpi buruk sebelum akhirnya berakhir dengan drama luar biasa!

Jalannya Pertandingan

Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 9 Mei 2025 ini menjadi ujian bagi Persib yang sudah memastikan gelar juara. Mereka tampil dengan kepercayaan diri tinggi, tetapi Barito Putera datang dengan misi besar: keluar dari zona degradasi.

Sejak menit awal, Persib mendominasi penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang emas. Ryan Kurnia hampir membuka keunggulan di menit ke-14 setelah menerima umpan matang di kotak penalti, tetapi tembakannya masih melenceng. Tyronne del Pino juga mencoba peruntungan dengan tendangan diagonal di menit ke-16, namun masih belum menemui sasaran.

Barito Putera yang terus tertekan justru berhasil mencetak gol lebih dulu di injury time babak pertama (45+2') lewat Jaime Moreno, yang menerima operan dari Natanael Siringoringo dan menaklukkan kiper Kevin Ray Mendoza dengan penyelesaian dingin.

Memasuki babak kedua, Persib berusaha bangkit dan meningkatkan intensitas serangan. Namun, pertahanan Barito Putera cukup solid, membuat Bobotoh mulai khawatir. Hingga akhirnya, di menit 90+9, Yuswanto Aditya mencetak gol bunuh diri yang menyelamatkan Persib dari kekalahan.

Euforia & Refleksi

Suporter yang sebelumnya sudah mulai pasrah langsung meledak dalam euforia. Sebuah keberuntungan yang menyelamatkan harga diri di kandang sendiri! Tapi di balik kegembiraan, pertandingan ini juga memberikan peringatan bagi Persib bahwa mereka tak boleh lengah. Gelar juara sudah di tangan, tapi performa harus tetap dijaga agar musim depan makin solid.

Sementara itu, di luar lapangan, selebrasi Bobotoh kembali menciptakan suasana yang penuh semangat. Konvoi besar-besaran, kemeriahan yang mengulang euforia tahun lalu, dan tentu saja... efek samping seperti kemacetan dan knalpot berisik. Gembira itu perlu, tapi jangan sampai merugikan orang lain!

Penutup

Pertandingan ini mungkin bukan kemenangan yang diimpikan Bobotoh, tapi setidaknya tidak berakhir dengan kekalahan yang memalukan. Menit 90+9 menjadi penyelamat, dan Persib tetap tak terkalahkan di hadapan pendukungnya sendiri!

Dengan dua laga tersisa, bagaimana perjalanan Persib ke depan? Apakah mereka akan lebih tajam dalam menutup musim ini dengan kemenangan meyakinkan? Kita tunggu saja!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak. Kita berada ditengah masyarakat yang sakit, didalam Sistem yang rusak.

SUCH A LOT OF TAXES,LESS OF BENEFITS

Michael Bakunin: Sang Pemberontak yang Tak Pernah Takluk